Tuesday, December 9, 2008

Sesungguhnya Engkau BISA

Suatu ketika hiduplah seorang petani yang memiliki sepetak sawah. Untuk mengairi sawahnya, setiap hari ia harus berjalan kaki sejauh beberapa kilometer untuk mengambil air di sungai. Dengan bermodal dua buah ember kayu yang dipikul di pundaknya, ia berjalan setapak-demi setapak menuju sungai. Ember pertama adalah ember yang masih baru dan tergolong bagus. Sedangkan embernya yang kedua, sudah agak buruk dan memiliki sebuah lubang kecil di dasarnya. Karena adanya lubang itu, air yang dapat dibawa sampai ke sawah petani itu pun berkurang setengahnya. Kebiasaan petani itu adalah memikul ember yang bocor di bahu sebelah kanannya dan memikul ember yang baru di sebelah kirinya.


Suatu hari, ember yang bocor itu menyadari akan kekurangannya dan menjadi murung. Dia merasa bahwa dia tidak dapat membahagiakan dan membantu perani itu. Petani itu pun menyadari bahwa ember yang bocor sedang murung. Ia bertanya, “Kenapa kamu tampak murung?”. “Aku sedih, karena di dasar ku terdapat lubang kecil yang menyebabkan air yang kubawa berkurang setengahnya”, kata ember itu. “Ooo, jadi itu masalahnya?”, kata petani santai, “Coba tengoklah di kanan jalan sepanjang jalan menuju ke sawah”. Ember itu pun terdiam beberapa saat. Ia terpesona dengan adanya banyak bunga yang indah di sepanjang jalan itu. ”Aku sengaja menaburkan benih bunga di sepanjang jalan ini. Dan kamu tanpa kamu sadari, telah memberinya air yang cukup sehingga dapat menghasilkan bunga yang indah”, kata petani itu, ”Dan coba lihatlah di kirimu, tidak terdapat satu bunga pun kan?”.


So, intinya, jangan pernah kamu murung dan sedih dengan kekuranganmu. Jangan kamu menjadikan kekuranganmu itu sebagai alasan atas ketidakberhasilanmu. Pikirkanlah seandainya kamu dapat mencapai keberhasilan yang kamu inginkan walaupun terbatasi oleh kekuranganmu itu, pasti akan lebih membanggakan. Dan ingatlah, tidak ada satu orangpun di dunia ini yang sempurna. Semua orang pasti memiliki kekurangan dan kelebihan. Dengan kekurangan kita pun, sebenarnya kita dapat membantu orang lain. Coba lihatlah ember yang bocor itu, dengan adanya dia, maka jalan di sepanjang jalan ke sawah petani itu menjadi indah. Akhir kata, teruslah berusaha, jangan pernah menyerah, tunjukan dan buktikan pada seluruh dunia bahwa kamu pasti bisa. Ciayou!!



Diambil dari suatu majalah.

1 comment:

Anonymous said...

tapi kadang - kadang usahain tuh nembel bocornya . ^^v
ceritanya menarik nih...
Tetapkan perjuanganmu terus wahai phentooolers..!!!